Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan jajaran pemerintah untuk memaksimalkan seluruh sumber daya dalam penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam konferensi pers di Posko Terpadu TNI Penanggulangan Bencana Alam di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa Presiden meminta penanganan situasi ini sebagai prioritas nasional. Pemerintah menjamin ketersediaan penuh dana dan logistik dari sumber daya nasional. “Bapak Presiden memberikan instruksi agar situasi ini diprioritaskan termasuk jaminan dana dan logistik nasional secara penuh,” ujar Pratikno.
Pratikno menambahkan bahwa fokus utama adalah penyelamatan korban, distribusi bantuan, dan pemulihan fasilitas vital. Seluruh kementerian dan lembaga, termasuk BNPB, TNI, dan Polri, digerakkan untuk memastikan penanganan yang cepat dan tepat.
Sejak hari pertama bencana, pemerintah telah melakukan evakuasi korban, distribusi kebutuhan dasar, dan pemulihan layanan publik. “Pemerintah mengirimkan lebih dari 500 ribu ton bantuan, termasuk paket sembako, makanan siap saji, obat-obatan, dan peralatan lainnya,” jelas Pratikno.
Untuk memastikan penyaluran bantuan, TNI AU menerjunkan pesawat A400 untuk mobilisasi logistik berskala besar. Lebih dari 50 helikopter dari TNI, Polri, dan BNPB juga digunakan untuk menjangkau daerah terisolir.
Pemerintah telah mendirikan posko logistik, kesehatan, dan dapur umum untuk mendukung korban. BUMN turut serta memulihkan layanan seperti listrik, telekomunikasi, dan BBM. PLN menargetkan pemulihan jaringan listrik dalam waktu 2-3 hari, dan PT Telkom serta PT Pertamina juga aktif dalam pemulihan.
Selain tanggap darurat, pemerintah sedang mempersiapkan fase rehabilitasi dan rekonstruksi yang akan dilakukan dalam 100 hari ke depan dan satu tahun untuk membangun kembali masyarakat. Menko PMK menekankan pentingnya menjaga harapan warga untuk membangun kehidupan kembali.
Turut hadir dalam konferensi pers tersebut adalah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan para Kepala Staf Angkatan. Dengan kerja sama yang kuat, pemerintah berkomitmen untuk memastikan keselamatan dan pemulihan bagi seluruh warga terdampak bencana.
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !